Kegiatan retret SMA Pangudi Luhur Yogyakarta untuk kelas XII berlangsung pada dua gelombang, yakni 11–13 Agustus 2025 untuk gelombang pertama dan 13–15 Agustus 2025 untuk gelombang kedua. Retret yang diselenggarakan di sebuah rumah retret Syaloom di kawasan Ambarawa, ini diikuti seluruh siswa kelas XII dengan tujuan membangun kedekatan, refleksi diri, serta menumbuhkan motivasi menghadapi tahun akhir sekolah. Selama kegiatan, para peserta terlibat dalam berbagai aktivitas seperti outbound, sesi sharing kelompok, serta pemutaran film inspiratif yang memicu diskusi mengenai nilai hidup, persahabatan, dan tanggung jawab.
Selain itu, peserta juga mengikuti sesi menulis surat untuk orang tua, sebuah momen reflektif yang dirancang untuk menguatkan hubungan keluarga sambil menyadarkan siswa akan dukungan yang mereka terima selama ini. Kegiatan yang dipandu oleh Bruder Albertus Hariyadi, FIC beserta 2 Romo yang membantu. Sebagai puncak kegiatan, seluruh rangkaian retret diakhiri dengan perayaan misa, yang menjadi momen syukur dan peneguhan sebelum para siswa kembali ke sekolah untuk melanjutkan persiapan menuju akhir tahun ajaran. Retret ini diharapkan memberikan bekal spiritual dan emosional bagi siswa dalam menghadapi masa depan dengan lebih dewasa dan percaya diri.
Pada tanggal 17 Desember 2025, dilaksanakan kegiatan Pengakuan Dosa di Gereja Kidul Loji, Yogyakarta, dan diikuti oleh para siswa SMA Pangudi Luhur Yogyakarta kelas X, XI, dan XII yang beragama Katolik. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi para siswa untuk menyiapkan diri secara rohani, menyadari keterbatasan sebagai manusia, serta membuka hati akan kasih dan pengampunan Allah. Dengan latar gereja yang khidmat, para siswa hadir dengan sikap tertib dan penuh kesungguhan.
Kegiatan diawali dengan doa pembuka dan pengantar singkat mengenai makna Sakramen Tobat dalam kehidupan orang muda Katolik. Para siswa kemudian diajak untuk melakukan pemeriksaan batin secara pribadi, merefleksikan sikap, perkataan, dan tindakan mereka dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, sekolah, maupun pergaulan. Suasana hening dan tenang membantu para siswa untuk lebih jujur terhadap diri sendiri di hadapan Tuhan.
Sakramen Pengakuan Dosa dilayani oleh beberapa imam, yaitu Romo Hesikius Junedin, OCD; Romo Barnabas Kara, OCD; Romo San Francesco Usmini, Pr; Romo Marcelinus, SCHP; dan Romo Gabriel Alimo Notobudoyo, Pr. Tetapi, sebelum pengakuan dosa diawali dengan ibadat singkat yang di pimpin oleh Bruder Hiero. Kemudian, Para siswa secara bergiliran menghadap imam untuk mengakui dosa-dosanya dan menerima nasihat rohani serta absolusi sebagai tanda pengampunan Allah. Kehadiran para romo memberikan pendampingan yang meneguhkan dan penuh kasih bagi para siswa.
Kamis, 13 November 2025, SMA Pangudi Luhur Yogyakarta mendapat kehormatan menerima kunjungan dari Dinas Kesehatan dan PMI Kalimantan Utara. Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin silaturahmi, berbagi pengalaman, serta mempererat kerja sama dalam bidang kesehatan sekolah dan kegiatan kepalangmerahan.
Sejak pagi, rombongan tamu disambut hangat oleh warga sekolah. Para tamu tampak antusias saat menyapa guru dan siswa yang berbaris dengan rapi di halaman sekolah. Setelah itu, mereka menerima jamuan sederhana di ruang tamu, sembari berbincang santai mengenai kegiatan kesehatan dan lingkungan di sekolah.
Acara resmi kemudian dibuka oleh MC dari perwakilan siswa yang memimpin jalannya kegiatan dengan penuh semangat. Kepala Sekolah SMA Pangudi Luhur menyampaikan sambutan, mengucapkan terima kasih atas kunjungan istimewa ini, serta menegaskan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan instansi kesehatan untuk membentuk karakter siswa yang sehat dan peduli lingkungan. Sambutan dilanjutkan oleh perwakilan Dinas Kesehatan yang mengapresiasi peran aktif sekolah dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan serta mendorong siswa untuk terus mengembangkan kegiatan UKS dan PMR.
Dalam sesi pemaparan, tim UKS dan PMR SMA Pangudi Luhur menampilkan berbagai kegiatan yang telah mereka lakukan, mulai dari pemeriksaan kesehatan rutin, sosialisasi anemia, hingga partisipasi dalam kegiatan sosial di luar sekolah. Anggota PMR juga berbagi cerita pengalaman menarik, seperti keterlibatan mereka saat upacara, PL Cup, dan saat menjadi satuan tugas lebaran bersama PMI Yogyakarta.
Rombongan tamu kemudian diajak berkeliling meninjau fasilitas UKS yang berada di lantai atas dan bawah. Fasilitas tersebut mendapat banyak pujian karena lengkap dan tertata rapi, mulai dari alat kesehatan dasar, tempat tidur pasien, hingga sudut edukasi yang informatif. Setelah itu, tamu beralih menuju kantin sekolah yang dikenal dengan konsep ramah lingkungannya. Kantin SMA Pangudi Luhur kini mengurangi penggunaan plastik dengan mengganti wadah makan dan minum menggunakan bahan yang dapat dipakai ulang. Lingkungan kantin tampak bersih, tertib, dan nyaman.
Sebagai penutup, seluruh peserta kegiatan berkumpul untuk sesi foto bersama yang penuh kehangatan. Sebelum berpamitan, tim PMI Kalimantan Utara mempersembahkan yel-yel khas
SMA Pangudi Luhur Yogyakarta menyelenggarakan misa syukur ulang tahun Yayasan Pangudi Luhur (YPL) ke-71 di Gereja Katolik Fransiscus Xaverius Kidulloji Yogyakarta pada tanggal 6 Desember 2025. Kegiatan misa ini diikuti oleh seluruh warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga tenaga kependidikan.
Usai misa, para siswa kembali ke sekolah untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar seperti biasa. Sementara itu, sepulang kegiatan sekolah, para guru dan karyawan mengadakan ramah tamah di ruang baca. Sekolah juga mengundang Br. Agustinus Sudarmadi, M.Pd., selaku Ketua Yayasan Pangudi Luhur Perwakilan Yogyakarta.
Dalam sambutannya, Br. Agustinus berpesan agar seluruh pendidik dan tenaga kependidikan tetap setia menjalankan tugas meskipun banyak tantangan di tengah dunia yang terus berubah. Pada tahun ini YPL mengusung tema: “Mewujudkan Komunitas Pendidikan yang Berpengharapan dengan Merevitalisasi Tata Kelola dan Setia pada Nilai Inti.”
Keluarga besar SMA Pangudi Luhur Yogyakarta mendoakan semoga semangat pelayanan dan cinta kasih yang menjadi dasar karya Yayasan Pangudi Luhur tetap hidup di hati setiap pendidik, tenaga kependidikan, dan siswa Pangudi Luhur. Kiranya Tuhan senantiasa memberkati setiap langkah dalam mewujudkan manusia yang cerdas, beriman, dan berbelarasa demi kemuliaan Tuhan dan kesejahteraan sesama.
SMA Pangudi Luhur Yogyakarta ikut ambil bagian dalam rangka merayakan Dies Natalis Ke-41 Fakultas Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta. Kampus tersebut menyelenggarakan lomba modern dance yang berlangsung pada hari Minggu, 10 Agustus 2025.
Lomba ini diikuti oleh banyak peserta dari berbagai sekolah dan sanggar tari di Yogyakarta, sehingga suasana kompetisi sangat meriah dan penuh semangat.
Tim kami, PLDC, ikut serta dalam lomba tersebut. Anggota tim yang ikut adalah Tata (XI.1), Caroline (XI.3), Jeane (XII.4),Tyas (XII.1), Cloury (XI5). Kami hanya memiliki waktu persiapan sekitar satu minggu.
Dalam waktu yang singkat tersebut, kami berusaha keras mulai dari mencari konsep tarian, latihan intensif, hingga akhirnya tampil di atas panggung. Meskipun persiapan cukup padat dan melelahkan, semua anggota tim tetap menjaga kekompakan dan memberikan yang terbaik.
Hasil dari perjuangan tersebut sangat membanggakan karena kami berhasil meraih juara ketiga dalam lomba modern dance ini.
Bagi kami, pencapaian ini tidak hanya sekadar penghargaan, melainkan juga pengalaman berharga yang mengasah mental, meningkatkan kepercayaan diri, serta mempererat kedekatan antar tim.
Melalui lomba ini, kami belajar bahwa kerja sama, kepercayaan diri, dan semangat pantang menyerah adalah hal penting yang membawa hasil terbaik.